Banyak orang bilang menanam anggrek itu susah. Harus banyak perhatian dan perawatan. Benarkah menanam anggrek itu susah? Anggrek merupakan tumbuhan yang membutuhkan perawatan yang sedikit rumit namun tidak sulit untuk dilakukan. Sebenarnya menanam anggrek itu sangat mudah dan sederhana, namun diperlukan kesabaran, ketelatenan dan konsistensi.
Menanam anggrek di pot yang ditempatkan di bawah teras merupakan pilihan yang tepat untuk menjaga umur anggrek tetap panjang. Karena anggrek cukup terlindung dari terik dan sinar matahari serta air hujan yang akan mempercepat pelayuan juga debu yang akan mengurangi keindahan bunga.
Menanam anggrek di batang atau dahan pohon memang akan menambah keindahan dan keasrian halaman rumah kita. Hanya saja anggrek akan cepat layu dan rusak. Karena serangan hama, jamur, debu, dan air hujan serta sinar yang terik.
Kembali tentang menanam anggrek, jika tujuannya untuk bisnis tentu saja kita harus menanam di tempat yang tertutup dengan peredaran udara dan suhu yang tepat ( greenhouse ). Namun jika hanya sekedar hobi, cukup menanam di halaman rumah. Entah di pot atau di dahan pohon yang diberi sabut kelapa.
Salah satu cara menanam anggrek dengan sabut kelapa seperti gambar berikut. Unik bukan? Anggrek nya keliatan sangat subur dengan sabut kelapa. Karena sabut kelapa sendiri merupakan media yang sangat cocok untuk menanam anggrek.
Perhatikan akar yang tampak sangat subur merayap keluar masuk melalui celah sabutnya.
Untuk meningkatkan kesuburan, pemupukan dengan pupuk buatan sebaiknya hanya dilakukan sebulan sekali saja. Pemupukan secara tradisional dengan menyiram tanaman dengan air leri atau air sisa cucian beras sebelum ditanak. Namun jangan sampai tercampur dengan garam sedikit pun juga. Jika ada sisa-sisa kupasan kulit wortel atau kentang juga bisa ditaruh di atas media pot.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar